Pelamar CPNS dapat Diterima dari Seluruh Indonesia

Permintaan sejumlah daerah untuk membatasi pelamar dari luar wilayahnya dalam penerimaan CPNS reguler ditolak pemerintah. Alasannya, setiap warga negara Indonesia berhak mengikuti seleksi CPNS di mana dia tinggal. “Jadi tidak ada pembatasan dan pembedaan putra daerah serta bukan putra daerah. Meski KTP pelamarnya dari Medan misalnya, terus saat seleksi CPNS dibuka dia berada di Bangka, yang bersangkutan bisa ikut seleksinya. Yang tidak boleh kalau, dia melamar di dua lokasi,” terang Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat di Jakarta,.

Dia mengakui, banyak pejabat daerah yang datang ke BKN meminta agar pengadaan CPNS dibatasi khusus putra daerah saja. Contohnya Kabupaten Bangka Barat. Daerah pemekaran baru ini kekurangan pegawai. Sebab dalam beberapa tahun lalu pengangkatan CPNS yang lulus banyak berasal dari daerah luar kabupaten. Ujung-ujungnya baru bekerja dua tahun sudah meminta mutasi ke daerah asalnya.

“Nah alasan-alasan ini yang membuat daerah keberatan pelamar dari daerah lain ikut dalam seleksi CPNS di wilayahnya. Tapi kan tidak bisa kita batasi karena sama saja melanggar hak azasi manusia. Setiap pelamar dapat diterima dari masyarakat seluruh Indonesia dengan mengikuti aturan dan mekanisme yang ada,” terangnya.

Selain itu, tambah Tumpak, pegawai yang diangkat harus terbaik dan dapat membangun daerah. Berkaitan dengan mutasi Pejabat Pembina Kepegawaian/DPRD dapat membuat Perda agar bisa membatasi mutasi pegawai sehingga CPNS yang sudah lulus dapat dipertahankan, dan harus komitmen dengan Perda tersebut.

Posted in INFO CPNS | Tagged , , , , | Leave a comment

Seleksi CPNS 2012 Mirip Ujian Nasional, Tes CPNS Akan Digelar Oktober 2012

Deputi SDM Bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN&RB) Ramli Naibaho mengatakan, seleksi CPNS reguler akan digelar paling lambat bulan Oktober tahun ini. Pelaksanaan seleksi CPNS ini, kata Ramli, akan melibatkan konsorsium perguruan tinggi negeri (PTN) dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

“Mulai tahun ini seleksi CPNS reguler tingkat kesulitannya lebih tinggi. Tes dilakukan berjenjang dan soalnya dibuat oleh konsorsium perguruan tinggi negeri. Jadi daerah tidak lagi menggandeng universitas setempat karena materinya sudah disiapkan pusat,” tegas Ramli Naibaho yang dihubungi, kemarin (28/6).

Bahan tes CPNS ini, lanjutnya, disesuaikan dengan kemampuan daerah masing-masing. Sehingga akan ada kategori masing-masing kabupaten/kota, dan provinsi. Misalnya untuk Surabaya tingkat kesulitannya A, sedangkan Gorontalo C, dan Papua D.

“Jadi modelnya mirip tes ujian nasional (UN) dan UMPTN. Karena itu, hasil UMPTN dan UN ini salah satunya akan dijadikan dasar untuk penetapan kategorinya. Nantinya yang akan menentukan adalah Mendikbud (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan),” terang Ramli.

Setelah ditetapkan kategorinya, master soal yang dibuat konsorsium PTN akan diserahkan ke pejabat pembina kepegawaian (PPK) dengan pengawasan internal maupun ICW (Indonesian Coruption Watch). “Pusat tidak akan menangani penggadaan soal, itu jadi kewenangan daerah untuk menggandakannya,” ucapnya.

Untuk mengurangi kecurangan, saat penyerahan master soal, PPK wajib menandatangani surat perjanjian. Yang salah satu pointnya menyebutkan bila soal bocor (jual beli soal atau jawaban), maka PPK yang harus bertanggung jawab dan akan dipolisikan.

“Selain itu, PPK ini akan diawasi ketat oleh pengawas internal dan ICW. Apalagi seluruh pelaksanaan seleksi CPNS mulai penggadaan sampai saat tes akan diawasi ICW yang menggandeng LSM-LSM terdaftar,” tandasnya.

Sementara itu, kuota penerimaan penerimaan CPNS reguler untuk formasi kebutuhan mendesak, tenaga pendidik dan kesehatan yang disiapkan pemerintah belum terpenuhi. Dari 20 ribu kuota yang disiapkan, baru terisi 14 ribu pelamar.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN&RB) Azwar Abubakar sejak awal pada penerimaan CPNS tahun 2012 menyiapkan sebanyak 60 ribu. Karena tidak terpenuhi, maka kuotanya dikurangi menjadi 20 ribu. Tapi setelah dikurangi, tetap saja kursinya banyak yang kosong.

Menurut Ramli Naibaho, hingga saat ini, dari kuota 20 ribu yang dijatah ke daerah, baru bisa dipenuhi 14 ribu pelamar. “Sepertinya kuota 20 ribu tidak akan terpenuhi. Posisinya hingga saat ini yang bisa kita beri formasi untuk daerah hanya dua ribu kursi saja, sedangkan pusat sekitar 12 ribu,” ungkapnya.

Ditanya mengenai waktu dua hari tersisa sebelum ditutup pengusulannya, Ramli mengatakan, masih ada daerah yang mengusulkan, tapi tidak terlalu banyak. Itupun usulannya tidak memenuhi kriteria. “Kemungkinan besar formasi untuk daerah yang memenuhi persyaratan ya hanya sekitar dua ribu dan 12 ribu pusat,” ulangnya.

Mengenai usulan kebutuhan pegawai yang masuk lewat 30 Juni, dia menegaskan tidak akan diproses tahun ini. Tapi akan dimasukkan dalam usulan prioritas 2013.

“Jadi kalau dari kuota 20 ribu yang terisi sekitar 14 ribu, ya hanya itu saja yang diterima. Sisanya tidak akan ditambahkan ke kuota 2013. Karena setiap tahun kuota yang disiapkan hanya 60 ribu (CPNS pusat dan daerah) saja,” terangnya.

Seleksi CPNS Jadi ATM Kepala Daerah

Di bagian lain, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengendus pengadaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sering dijadikan mesin uang alias ATM bagi kepala daerah. Terutama, jika kepala daerahnya ingin maju lagi di pemilukada, yang tentunya butuh modal.

Caranya, menurut Koordinator ICW Danang Widoyoko, setiap penerimaan CPNS dimanfaatkan pejabat pembina kepegawaian (PPK) yang ingin mendapatkan modal untuk maju pilkada. Seperti diketahui, PPK di daerah adalah kepala daerah.

“Ini bukan cuma rekaan, tapi riil di lapangan. Bayangkan saja, kepala daerah yang ingin maju pilkada lagi dan membutuhkan uang misalnya Rp 4 miliar, dengan mudah bisa mendapatkannya lewat pelamar CPNS. Pelamar pasti mau dong bayar uang Rp 60 juta sampai Rp 100 juta untuk mendapatkan satu kursi CPNS. Dari 40 orang saja yang dimintai, modalnya langsung terkumpul,” kata Danang di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerianpan-RB).

Kejadian ini, lanjutnya, semakin subur karena pelamar mau-mau saja membayar uang ratusan juta demi menjadi CPNS. Alhasil korupsi semakin menjadi dan kian nyata. “Adik saya saat melamar CPNS dimintai uang Rp 60 juta. Tapi saya tolak dan memang tidak lulus,” tambahnya.

Kondisi ini bila dibiarkan terus menerus, menurut Danang tidak akan mengubah kualitas PNS. Yang berprestasi dan punya kompetensi tidak bisa menjadi PNS karena tak mampu membayar.

“Ini harus diubah karena masyarakat butuh pelayan-pelayan yang baik karena mereka sudah membayar gaji PNS sehingga mesti mendapatkan layanan prima,” tandasnya.

Januari 2013, Moratorium Dicabut

Terpisah, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN & RB), Azwar Abubakar mengatakan, akan mencabut moratorium CPNS pada 1 Januari 2013 mendatang. Itu berarti keran penerimaan CPNS reguler akan dibuka kembali untuk semua formasi.

“Tahun depan moratorium kita cabut. Semua instansi diberikan kesempatan mengajukan usulan penambahan pegawai sesuai formasi yang dibutuhkan di daerahnya,” kata Azwar Abubakar di kantornya.

Meski kerannya dibuka, pemerintah tetap mewajibkan usulan pengangkatan CPNS disertai peta jabatan. Tanpa peta jabatan, imbuh Azwar, pemerintah tidak akan menetapkan formasinya. “Silakan mengajukan usulan kebutuhan, tapi kalau tidak ada peta jabatan yang jelas jangan harap saya beri formasi,” ucapnya.

Dengan peta jabatan itu, lanjut Azwar, akan diketahui kalau daerah benar-benar membutuhkan pegawai. Pasalnya, selama ini daerah selalu mengajukan usulan kebutuhan pegawai sangat banyak.

“Kalau sejak 2011 dan 2012 usulan kebutuhan pegawai sangat sedikit, tahun depan mungkin akan membludak. Karena itu, saya sudah mengantisipasinya dengan prinsip minus growth. Jadi jika jumlah pensiunan 130 ribu sampai 150 ribu, maka kuota yang kita siapkan hanya 60 ribu per tahun, sehingga jumlah PNS-nya perlahan-lahan akan menyusut dengan sendirinya,” bebernya.

Posted in INFO CPNS | Tagged , , , , , | Leave a comment

Hindari KKN Pada Penerimaan CPNS, Kementerian PAN-RB Akan Gandeng ICW

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) akan melakukan pembenahan dalam sistem rekrutmen CPNS. Salah satunya adalah dengan cara melibatkan ICW untuk mengawasi jalannya seleksi penerimaan tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri PAN-RB Azwar Abubakar dalam acara penandatangan MoU Kementerian PAN-RB dan ICW tentang Pengembangan Sistem Anti Korupsi dan Nepotisme dalam Proses Seleksi Pegawai Negeri Sipil sebagai Bagian dari Pelaksanaan Proses Reformasi Birokrasi di Gedung Kementerian PAN-RB, Jalan Jenderal Sudirman.

“Kita berupaya untuk melibatkan semua. Melibatkan kampus, pemerintah daerah dan juga masyarakat dalam hal ini ICW untuk melakukan pengawasan dalam seleksi CPNS,” ujar Azwar.

Selain menggandeng ICW, dia menyatakan pihaknya juga akan melakukan perubahan dalam sistem seleksi penerimaan CPNS. Caranya adalah dengan meminta tiap instansi yang akan menerima pegawai baru untuk melakukan pemetaan formasi pegawai.

“Supaya jelas berapa yang dibutuhkan juga menghindari praktik KKN terutama daerah,” ucapnya.

Azwar menambahkan, nantinya semua seleksi CPNS baik di daerah maupun di pusat akan dilakukan terpusat. Soal-soal akan dibuat oleh perguruan tinggi yang ditunjuk, nanti pendistribusian soal juga akan dilakukan oleh pemerintah dengan kawalan pihak kepolisian.

“Buat yang di daerah bila sudah selesai dilakukan tes, soal akan dibawa ke provinsi, pemeriksaan akan dilakukan di provinsi dengan pantauan ketat,” tuturnya.

Menurut Azwar, perubahan ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi. Selain itu juga untuk menumbuhkan rasa keadilan di tengah masyarakat, sehingga yang diterima menjadi PNS adalah mereka yang terbaik.

“Supaya anak-anak kita juga mau belajar dengan baik dan sungguh-sungguh karena tahu penerimaan CPNS dilakukan dengan adil,” imbuhnya.

Sementara itu, di kesempatan yang sama Koordinator ICW, Danang Widoyoko menyatakan, pihaknya menyambut baik ajakan Kementerian PAN-RB ini. Menurutnya, apabila seleksi CPNS dilakukan dengan baik dan bersih maka menghasilkan pelayan masyarakat yang baik pula.

“ICW mau bekerja sama karenaa ini demi kepentingan kita semua. Untuk menjaga independensi, ICW akan melakukan ini tanpa menggunakan uang dari APBN,” tutur Danang.

Untuk formasi CPNS yang akan dibuka tahun depan, Kementerian PAN-RB membuka lowongan sekitar 20 ribu lowongan untuk daerah maupun pusat. Namun hingga saat ini baru sekitar 12 ribuan lowongan yang bisa diisi, karena banyak instansi yang belum menyerahkan pemetaan formasi jabatan.

Posted in INFO CPNS | Tagged , , , , | Leave a comment

Seleksi CPNS Jadi ATM Kepala Daerah

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap bahwa penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sering dijadikan ATM atau mesin uang bagi kepala daerah. Terutama, kepala daerah yang ingin maju lagi di pemilukada.

Koordinator ICW, Danang Widoyoko mengatakan, setiap penerimaan CPNS dimanfaatkan pejabat pembina kepegawaian (PPK) yang ingin mendapatkan modal untuk maju di pemilukada. Seperti diketahui, PPK di daerah adalah kepala daerah.

“Ini bukan cuma rekaan, tetapi riil di lapangan. Bayangkan saja, kepala daerah yang ingin maju lagi dan membutuhkan uang Rp4 miliar. Dengan mudah bisa mendapatkannya lewat pelamar CPNS,” kata Danang, Rabu 27 Juni.

Dia mengatakan ada pelamar CPNS yang rela membayar Rp60 juta sampai Rp100 juta untuk mendapatkan satu kursi CPNS. Dari 40 orang saja yang dimintai uang, lanjutnya, sudah bisa jadi modalnya untuk pemilukada.

Kejadian ini, tambahnya, semakin subur karena pelamar mau saja membayar ratusan juta rupiah demi menjadi CPNS. Korupsi pun semakin menjadi dan kian nyata.

“Adik saya saat melamar CPNS dimintai uang Rp60 juta. Tapi saya tolak dan memang tidak lulus,” lanjutnya.

Kondisi ini bila dibiarkan terus menerus, menurut Danang, tidak akan mengubah kualitas PNS. Yang berprestasi dan punya kompetensi tidak bisa menjadi PNS karena tak mampu membayar.

“Ini harus diubah karena masyarakat butuh pelayan-pelayan yang baik karena mereka sudah membayar gaji PNS sehingga mesti mendapatkan layanan prima,” tegasnya.

ICW resmi ditunjuk menjadi pengawas penerimaan CPNS di seluruh daerah. Penandatanganan kerja sama antara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar dan Koordinator ICW, Danang Widoyoko berlangsung di kantor Kementerian PAN dan RB di Jakarta, kemarin.

Menurut Azwar, ICW akan mengawasi pelaksanaan seleksi CPNS mulai dari pendaftaran, penggandaan dan penyebaran soal, saat tes, pemeriksaan soal, hingga pengumuman kelulusan. Jika ditemukan ada unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), ICW akan meneruskannya ke aparat hukum.

“Saya maunya mulai tahun ini penerimaan CPNS berlangsung fair dan bersih KKN. Makanya semua pihak saya gandeng, mulai konsorsium perguruan tinggi negeri, ICW, lembaga sandi negara, kepolisian, Badan Kepegawaian Negara, BPKP, dan LSM,” ujarnya.

Danang Widoyoko menyambut baik kerja sama ini. Selama ini, katanya, kementerian dan lembaga menganggap ICW sebagai musuh. Kementerian PAN dan RB justru menggandeng mereka. “Tadinya saya pikir ide Pak Azwar ini karena kurang kerjaan. Ternyata beliau serius. Makanya saya menyambut serius,” tuturnya.

Danang mengatakan, anggaran yang akan digunakan dalam pengawasan seleksi CPNS berasal dari lembaga donor. ICW pantang menerima dana pemerintah untuk menjaga independensi. Tetapi, masyarakat umum bisa membantu ICW dalam menciptakan penerimaan CPNS yang bersih dan bebas korupsi.

Posted in INFO CPNS | Tagged , , | Leave a comment

Pejabat Mainkan Seleksi CPNS 2012 -2013 akan Disanksi

Mendagri Gamawan Fauzi mendukung langkah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Anzar Abubakar yang memperketat pengawasan pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2012. Mantan gubernur Sumbar pun menyatakan persetujuannya atas dilibatkannya Indonesia Corruption Watch (ICW). Dia pun mengancam akan memberikan sanksi bagi kepala daerah yang nekat mengambil keuntungan material dari proses rekrutmen CPNS ini.

Gamawan mengingatkan jangan coba-coba lagi kepala daerah main titip-titipan peserta seleksi. “Bisa diberi sanksi kalau itu pejabat juga yang mengambil keputusan itu,” tegas Gamawan di kantornya, Kamis (28/6).

Disebutkan, sanksinya berupa sanksi administrasi. Hanya saja, tidak disebutkan lebih detil jenis sanksi yang dimaksud. Namun, dari aspek pidana, tetap diproses hukum.  “Di sana kan pengawasan,  bisa diberi sanksi, diproses (hukum) karena itu bentuk perilaku yang tidak adil,” tegasnya.

Dia tidak menampik tudingan ICW bahwa selama ini kepala daerah bermain dalam proses rekrutmen CPNS.  “Pantas kalau Menpan gandeng siapa saja, termasuk ICW,” cetusnya.

Dia cerita, sewaktu masih menjabat sebagai gubernur Sumbar, dirinya bersikap transparan. Bahkan, kalau ada protes, maka ditunjukkan buku yang berisi skor nilai masing-masing peserta. “Siapa komplain boleh buka buku besar itu. Dan saya (waktu masih gubernur Sumbar, red) kerjasama dengan kepolisian. Misalnya ada yang merasa lulus tapi tidak lulus, lihat saja nilai di buku besar itu dan saya sudah  janji dengan kapolda, kalau perguruan tinggi (yang diajak kerjasama pemda dalam proses seleksi, red) yang curang, perguruan tinggi itu yang diproses,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menpan Azwar Abubakar menyatakan, pemerintah mulai tahun ini menghapus jatah-jatahan.  “Selain meniadakan jatah bagi ponakan walikota atau kepala dinas, kebijakan ini juga untuk memacu redistribusi PNS antardaerah,” terang menteri asal Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Kemarin, Deputi SDM Bidang Aparatur Kemenpan-RB Ramli Naibaho mengatakan bahwa seleksi CPNS reguler akan digelar paling lambat Oktober tahun ini. Pelaksanaan seleksi CPNS ini, kata Ramli, akan melibatkan konsorsium perguruan tinggi negeri (PTN) dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.
“Mulai tahun ini seleksi CPNS reguler tingkat kesulitannya lebih tinggi. Tes dilakukan berjenjang dan soalnya dibuat oleh konsorsium perguruan tinggi negeri. Jadi daerah tidak lagi menggandeng universitas setempat karena materinya sudah disiapkan pusat,” tegas Ramli Naibaho.

Bahan tes CPNS ini, lanjutnya, disesuaikan dengan kemampuan daerah masing-masing. Sehingga akan ada kategori masing-masing kabupaten/kota, dan provinsi. Misalnya untuk Surabaya tingkat kesulitannya A, sedangkan Gorontalo C, dan Papua D.

“Jadi modelnya mirip tes Ujian Nasional dan UMPTN. Karena itu hasil UMPTN dan UN ini salah satunya akan dijadikan dasar untuk penetapan kategorinya. Nantinya yang akan menentukan adalah Mendikbud,” terang Ramli.

Setelah ditetapkan kategorinya, master soal yang dibuat konsorsium PTN akan diserahkan ke pejabat pembina kepegawaian (PPK) dengan pengawasan internal maupun ICW. “Pusat tidak akan menangani penggadaan soal, itu jadi kewenangan daerah untuk menggandakannya,” ucapnya.

Untuk mengurangi kecurangan, saat penyerahan master soal, PPK wajib menandatangani surat perjanjian. Yang salah satu pointnya menyebutkan bila soal bocor (jual beli soal atau jawaban) maka PPK yang harus bertanggung jawab dan akan dipolisikan.

“Selain itu, PPK ini akan diawasi ketat oleh pengawas internal dan ICW. Apalagi seluruh pelaksanaan seleksi CPNS mulai penggadaan sampai saat tes akan diawasi ICW yang menggandeng LSM-LSM terdaftar,” jelasnya.

Sementara itu, terkait ‘jatah CPNS’ yang dimiliki pejabat menuai tanggapan dari wakil rakyat di Sumut. Menurut anggota DPRD Sumut, Richard Eddy M Lingga, adanya para PNS-PNS yang bermula dari rekomendasi para pejabat, sejauh ini juga tidak signifikan dalam hal kinerja.

“PNS yang difasilitasi pejabat dan pemerintah, tidak ada yang menonjol untuk menunjang pemerintahan,” jelasnya.

Anggota DPRD Sumut dari Daerah Pemilihan (Dapil) Dairi dan Pakpak Bharat tersebut merasa kecewa dengan adanya sinyalemen masuknya seseorang menjadi CPNS dan PNS, merupakan lobi dari pejabat-pejabat yang ada. “Yang mempunyai kompetensi pada akhirnya tidak bisa terekrut. Akhirnya, birokrasi di pemerintah menjadi tidak baik. Biar anak-anak itu ikut tes masuk CPNS sesuai prosedur. Yang disinyalir hasil rekomendasi pejabat, harus dievaluasi dan diverifikasi. Apa benar mereka memiliki kemampuan atau tidak punya kemampuan untuk jadi PNS,” tukasnya.

Secara terpisah, Pemprovsu melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang dikonfirmasi Sumut Pos, menegaskan sejauh ini tidak ada CPNS dan PNS di lingkungan Pemprovsu melalui hasil lobi para pejabat.”Ada 10 universitas di Indonesia, yang mengurusi hal ini dalam kompetensi jabatan. Dan soalnya itu semua dari universitas negeri yang ada. Jadi betul tidak ada dari jaminan atau rekomendasi dari pejabat,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Kaiman Turnip.

Posted in INFO CPNS | Tagged , , , | Leave a comment

Penerimaan CPNS 2012 Ikuti Pola Ujian Nasional secara Online

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Azwar Abubakar mengatakan,penerimaan diubah layaknya UN di SMP dan SMA/SMK dengan proses yang diawasi secara ketat. Prosesnya dimulai dengan pembuatan soal ujian oleh konsorsium perguruan tinggi negeri (PTN) yang dipimpin Universitas Gadjah Mada (UGM). Menurut dia, konsorsium membuat soal per paket dengan sistem pengacakan sehingga antarpeserta ujian tidak dapat saling mencontek.

Selain itu prosesnya juga independen tanpa ada intervensi selama ujian berlangsung. ?Tanggung jawabnya diserahkan ke masing-masing kampus yang tergabung dalam konsorsium tersebut.Kampus akan bekerja sama dengan pemerintah di masing-masing daerah,? katanya di Jakarta kemarin. Lebih lanjut mantan Plt Gubernur Aceh ini menjelaskan, jika ujian sudah selesai,pemerintah kabupaten kota tidak lagi terlibat dalam penerimaan tersebut.Hasil ujian akan dibawa ke pemerintah provinsi untuk ditandatangani dan diumumkan pejabat setempat.

?Tidak lagi diproses di daerah, namun oleh tim yang sudah dibentuk khusus,?ujarnya. Azwar menambahkan, untuk menambah kepercayaan publik dalam pengawalan dan pembuatan soal,pihaknya menggandeng Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg). Pihaknya juga akan meminta bantuan kepolisian untuk mengawal distribusi soal.?Jadi soal dikirim ke Lemsaneg untuk diperiksa. Dikirim lagi ke daerah lalu dicetak,?katanya.

Kemenpan dan RB kemarin juga baru menekan nota kesepahaman bersama dengan Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait pengawasan dan pengaduan masyarakat dalam proses penerimaan aparatur negara tersebut. Menurut dia, LSM antikorupsi ini tidak hanya menjadi posko pengaduan, namun juga ikut mengawal seleksi penerimaan CPNS mulai dari pembuatan soal hingga pengumumannya. Keterlibatan 10 PTN, kepolisian, dan ICW itu,tambah dia, bertujuan menciptakan seleksi yang ramah untuk semua pihak.

Meski begitu, prosesnya tetap serius untuk mencari aparatur negara yang berkualitas. Dengan penerimaan yang bersih dari korupsi, kolusi,dan nepotisme,generasi emas yang akan datang pun akan semangat menjadi PNS. Sementara itu,Koordinator ICW J Danang Widoyoko berpendapat, praktik suap dalam penerimaan CPNS itu memang terjadi. Dia mengalami sendiri saat adiknya ingin menjadi PNS di Jawa Tengah yang dimintai Rp90 juta jika ingin dinyatakan lulus.

Praktik ini ada salah satunya disebabkan oleh kepentingan politik dimana kepala daerah menimbun uang sebanyak mungkin untuk maju pilkada berikutnya.Kepala daerah juga menjanjikan para kolega dan pendukungnya duduk di instansi negara sebagai konsesi. Danang mengemukakan,integritas pemerintah dalam proses rekrutmen ini menjadi penting agar penerimaan PNS ini tidak lagi dipolitisasi. Jika semakin dibiarkan, pemerintah akan gagal mendapatkan anak-anak terbaik bangsa yang ditempatkan di instansi negara.

Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperketat proses penerimaan ini. Menurut dia, memang perlu ada usaha ekstrakeras dari pemerintah untuk memberantas mafia CPNS. Hakam mengungkapkan, setelah moratorium penerimaan CPNS memang perlu diperketat mekanisme pene-rimaannya. Selama ini penerimaan birokrat terlalu longgar dan kurang mengutamakan kualitas.. Bahkan kadang siapa yang diterima ditentukan oleh selera pejabatnya sendiri.

Mengenai transparansi, ujar anggota Fraksi PAN ini,pemerintah tetap perlu membuat sistem pengujian melalui computer assisted test(CAT) sehingga proses seleksinya terkomputerisasi dan soal yang disajikan pun diacak secara langsung.

Posted in INFO CPNS | Tagged , , , , , | Leave a comment

Kabupaten Kudus ajukan 792 formasi CPNS 2012 – 2013

Pemerintah Kabupaten Kudus Jawa Tengah mengajukan  792 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada 2013. “Dari jumlah formasi yang diajukan tersebut, sebanyak 443 formasi di antaranya untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di berbagai jenjang pendidikan,” kata Kabid Pengembangan Diklat Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kudus Revlisianto Subekti, di Kudus, Jumat.

Usulan tenaga kesehatan sebanyak 155 formasi, yang didominasi untuk tenaga perawat sebanyak 107 orang.

Tenaga teknis, katanya, diusulkan sebanyak 160 formasi, sebagian besar didominasi untuk penegak perda sebanyak 39 orang dan penyuluh KB sebanyak 42 orang.

Ia mengatakan, pengajuan formasi CPNS 2013 tersebut dikirimkan ke Pemerintah Pusat.

Adapun dasar penghitungan kebutuhan CPNS tersebut, kata dia, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 26/2011 tentang Pedoman Penghitungan Jumlah kebutuhan PNS untuk Daerah.

Untuk mendapatkan alokasi CPNS, katanya, BKD Kudus sudah mengirimkan berkas persyaratan yang dikirim ke Kemenpan dan BKN guna mendapatkan alokasi CPNS 2013.

Persyaratan yang dikirimkan, yakni hasil penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja, proyeksi kebutuhan pegawai selama lima tahun, yakni dari 2012 hingga 2016, peta jabatan, dan rencana distribusinya.

Terkait dengan rencana pengangkatan 277 tenaga honorer ketegori II di Kabupaten Kudus menjadi CPNS, katanya, masih menunggu informasi dari pusat.

Menurut rencana, kata dia, pengangkatannya harus melalui tes tertulis.

Hanya saja, lanjut dia, BKD Kudus belum menerima petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis, sehingga belum bisa mengetahui nasib para tenaga honorer yang tidak lolos tes seleksi CPNS tersebut.

“Hingga kini, kami masih menunggu juklaknya. Apakah tenaga honorer yang tidak lolos tes tersebut akan diikutkan pada rekrutmen CPNS tahun berikutnya atau ada keputusan lain,” ujarnya.

Rencana pengangkatan tenaga honorer ketegori II menjadi CPNS diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp400 juta, sedangkan untuk perekrutan CPNS regular diusulkan sekitar Rp1 miliar, katanya.

Posted in INFO CPNS | Tagged , , , | Leave a comment

Penipu CPNS Jatim Divonis 40 Bulan Penjara

Elizabeth Susanti, wanita penipu penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Provinsi Jatim, yang dikabarkan meraup miliaran rupiah, akhirnya divonis penjara 40 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. “Perbuatan terdakwa telah merugikan para korbannya,” ujar Ketua Majelis Hakim, Ronius, saat membacakan putusan, di Surabaya, Senin, 25 Juni 2012.

Susanti yang juga mengaku pembina LSM Laskar Cinta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelumnya juga tersangkut dua perkara dan divonis hukuman penjara masing-masing 10 bulan dan 12 bulan. Di perkara ini, Susanti terbukti melanggar Pasal 378 KUHP.

Sederet nama korbannya diantaranya adalah Arief Nurman, Ira Ratnasari dan Santi Handayani, serta dua pendaftar CPNS. Arief sendiri mengenal Santi dari Samiran (terdakwa lain).

Dijelaskan Ronius, pada Juni 2009 silam, terdakwa Samiran bertemu Arief di rumah makan Adem Ayem, Jalan Gubeng, Surabaya. Saat itu, Samiran mengungkapkan ada lowongan CPNS tanpa tes.

“Beberapa menit kemudian, Susanti datang dan meyakinkan Arief, bahwa tes CPNS ini dibeking para pejabat Pemprov Jatim, diantaranya Sekdaprov Jatim, Rasiyo,” kata Ronius. Selanjutnya, untuk meyakinkan Arief, Susanti menghubungi pejabat yang dimaksud.

Arief kala itu diminta menyerahkan uang Rp45 juta per pendaftar dan tanda jadi Rp20 juta. Setelah mendapat penjelasan Santi, Arief menyerahkan uang Rp18 juta untuk uang muka. Sedang Ira Ratnasari dan Santi Handayani masing-masing Rp20 juta, untuk  pengambilan SK masing-masing Rp10 juta dan membayar ke Badan Kepegawaian Daerah masing-masing Rp 1 juta.

Putusan untuk kasus ketiga yang diterima Susanti ini, lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut, Wayan Wahyudistira, yaitu dua tahun penjara. Susanti sendiri langsung menerima putusan pengadilan. Usai putusan ini, Susanti kembali harus mengikuti perjalanan sidang dalam  perkara keempatnya.

Sebelumnya, saat ditangkap petugas Polrestabes Surabaya akhir 2011 lalu, terdakwa Santi ‘bernyanyi’ bahwa sejumlah pejabat tinggi terlibat dengan aksi kejahatan yang dilakukannya. Dia menyebut Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, juga menerima uang hasil kejahatannya.

Posted in INFO CPNS | Tagged , , , , | Leave a comment